Skip to content
Home » Apa Bedanya Visi dan Misi: Istilah Ini Seringkali Disalahartikan

Apa Bedanya Visi dan Misi: Istilah Ini Seringkali Disalahartikan

Saat membangun suatu perusahaan, baik itu perusahaan kecil maupun besar, terdapat dua kata kunci penting yang sering digunakan: visi dan misi. Namun, apa sebenarnya arti dari kata-kata ini dan apakah mereka sama? Jawabannya adalah tidak, meski seringkali disalahartikan.

Definisi Visi dan Misi

Visi merujuk pada tujuan jangka panjang suatu organisasi. Visi berfungsi sebagai panduan bagi perusahaan untuk mencapai tujuan besar di masa depan. Visi biasanya menjadi motivator bagi karyawan dan pihak-pihak terkait untuk bekerja lebih keras guna mencapai tujuan jangka panjang tersebut.

Sementara itu, misi mengacu pada tujuan yang lebih spesifik dan terukur. Misi umumnya menjelaskan tugas pokok dan fungsi inti organisasi, serta bagaimana organisasi tersebut akan mencapai tujuan-tujuan tersebut. Berbeda dengan visi, misi umumnya mencakup tujuan jangka pendek yang harus dicapai untuk mencapai visi jangka panjang.

Perbedaan Antara Visi dan Misi

Dalam prakteknya, visi dan misi biasanya berbeda dalam hal: tujuan, arah, dan rentang waktu.

Tujuan: Visi biasanya mencakup tujuan jangka panjang atau tujuan besar sebuah perusahaan, sedangkan misi mencakup tujuan yang lebih spesifik dan terukur.

Arah: Visi berfungsi sebagai panduan strategis bagi perusahaan. Visi memberikan arah yang jelas bagi perusahaan dalam mencapai tujuan jangka panjangnya. Misi, di sisi lain, menunjukkan bagaimana perusahaan akan mencapai tujuan tersebut.

Rentang waktu: Visi biasanya terkait dengan tujuan jangka panjang, sementara misi lebih fokus pada tujuan jangka pendek. Walaupun misi juga dapat melibatkan tujuan jangka panjang, fokusnya tetap pada tujuan-tujuan yang lebih spesifik.

BACA JUGA:   Apa Bedanya Tepung Tapioka dan Tepung Kanji

Menentukan Visi dan Misi yang Baik

Penting untuk menetapkan visi dan misi yang baik bagi perusahaan Anda, karena hal ini akan menjadi pondasi bagi karyawan dan pihak terkait dalam mencapai tujuan organisasi. Berikut adalah beberapa tips untuk menetapkan visi dan misi yang baik:

  1. Visi dan misi harus selaras dengan nilai dan prinsip perusahaan.
  2. Visi harus dapat memotivasi karyawan untuk bekerja lebih keras dan berinovasi, sementara misi harus dapat digunakan sebagai panduan operasional yang jelas bagi perusahaan.
  3. Visi harus inovatif dan menantang, sementara misi harus fokus pada tugas pokok dan fungsi inti perusahaan.
  4. Visi dan misi harus dapat dipahami oleh semua karyawan dan pihak-pihak terkait.

Kesimpulan

Visi dan misi adalah dua konsep yang berbeda, meski sering disalahartikan atau digunakan secara bergantian. Visi menunjukkan tujuan jangka panjang organisasi sementara misi menunjukkan tujuan-tujuan terukur dan spesifik yang harus dicapai untuk mencapai visi. Penting untuk menetapkan visi dan misi yang baik untuk perusahaan Anda, agar menjadi panduan bagi karyawan dan pihak terkait dalam mencapai tujuan organisasi.