Skip to content
Home » Beda GPN dan Visa: Apa Saja Perbedaannya?

Beda GPN dan Visa: Apa Saja Perbedaannya?

Selama berlibur atau bepergian ke luar negeri, Anda pasti membutuhkan dokumen untuk mendapatkan akses ke negara tujuan. Namun, saat akan memilih dokumen apa yang dibutuhkan, Anda akan dihadapkan pada pilihan antara GPN atau Visa. Apa sih bedanya dari kedua dokumen ini? Mari kita bahas bersama-sama!

Apa itu GPN?

GPN adalah e-Global Priority Network, yaitu sebuah layanan visa elektronik yang diterima oleh beberapa negara di dunia. GPN dapat Anda gunakan untuk mengunjungi negara yang telah memberikan ijin kepada warga negara Indonesia untuk masuk tanpa visa atau dengan visa on arrival.

Apa itu Visa?

Visa adalah sebuah dokumen resmi yang dikeluarkan oleh negara tujuan dan diperlukan oleh warga negara Indonesia untuk memasuki beberapa negara di luar negeri. Visa berfungsi sebagai ijin yang diberikan oleh negara tujuan kepada pemegang visa untuk masuk ke dalam wilayahnya.

Apa Saja Perbedaan Antara GPN dan Visa?

Perbedaan paling mendasar antara GPN dan Visa adalah bahwa Visa harus diperoleh sebelum keberangkatan, sedangkan GPN dapat diperoleh setelah Anda sampai di negara tujuan. Ada beberapa perbedaan lainnya yang perlu Anda ketahui:

Proses Penerbitan Dokumen

Proses penerbitan GPN lebih cepat dan mudah dibandingkan dengan Visa karena seluruh proses dapat dilakukan secara online. Di sisi lain, Visa memerlukan waktu untuk diproses oleh kantor kedutaan atau konsulat negara tujuan sehingga membutuhkan waktu yang lebih lama.

Biaya

Biaya GPN lebih murah dibandingkan Visa, karena seluruh proses dapat dilakukan secara online. Selain itu, Anda tidak perlu membayar biaya administrasi seperti yang dibutuhkan saat akan mendaftarkan visa.

BACA JUGA:   Apa Beda Omeprazole dan Lansoprazole?

Durasi Berlaku

Visa umumnya berlaku selama beberapa bulan atau bahkan tahun, sedangkan GPN hanya berlaku selama 30 hari. Setelah itu, Anda harus memperpanjang dokumen Anda atau meningkatkan status visa Anda menjadi visa kunjungan.

Negara Tujuan

GPN hanya dapat digunakan untuk mengunjungi negara-negara yang telah melakukan perjanjian dengan pihak Indonesia untuk menerima e-Visa. Sementara itu, Visa dapat digunakan untuk masuk ke berbagai negara di seluruh dunia, tergantung pada jenis visa yang Anda miliki.

Kesimpulan

Setiap dokumen memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Pilihan antara GPN atau Visa tergantung pada kebutuhan perjalanan Anda dan persyaratan negara tujuan. Penting bagi Anda untuk mempelajari semua persyaratan negara tujuan dan memilih dokumen yang tepat sebelum berangkat ke luar negeri.

Jangan lupa, pastikan dokumen yang Anda miliki mendukung seluruh keperluan perjalanan dan Anda mengetahui semua rincian persyaratan negara tujuan Anda. Dengan demikian, Anda dapat memastikan bahwa perjalanan Anda akan berjalan dengan lancar dan tanpa masalah dokumen. Selamat berlibur dan selamat menikmati keindahan dunia ini!