Skip to content
Home » Siapakah Yang Disebut Orang Miskin dan Apa Bedanya dengan Fakir?

Siapakah Yang Disebut Orang Miskin dan Apa Bedanya dengan Fakir?

Pertanyaan mengenai siapakah orang miskin dan fakir sering menimbulkan kebingungan dan salah pengertian. Banyak orang menganggap kedua istilah ini merujuk pada situasi yang sama, namun sebenarnya terdapat perbedaan yang signifikan antara keduanya.

Orang Miskin

Orang miskin adalah mereka yang hidup di bawah garis kemiskinan dan kurang mampu memenuhi kebutuhan hidup yang layak. Mereka tidak memiliki akses ke sumber daya ekonomi, sosial, maupun politik sehingga sulit untuk mengubah keadaan finansial mereka. Banyak orang miskin yang mengalami keterbatasan dalam hal pendidikan dan kesehatan, serta tidak memiliki pekerjaan atau penghasilan yang stabil.

Meskipun definisi kemiskinan cenderung relatif tergantung pada kondisi sosial dan ekonomi di daerah tertentu, banyak organisasi internasional menggunakan garis kemiskinan sebagai tolok ukur keadaan kemiskinan. Garis kemiskinan internasional ditentukan dengan mempertimbangkan pengeluaran minimum untuk memenuhi kebutuhan dasar dalam kehidupan sehari-hari seperti makanan, pakaian, dan tempat tinggal.

Fakir

Fakir, di sisi lain, merujuk pada individu yang hidup dalam kemiskinan yang ekstrem. Kata fakir berasal dari bahasa Arab "faqir" yang artinya "yang membutuhkan". Fakir sering kali berjuang untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan dan tempat tinggal dan tidak memiliki sumber daya yang cukup untuk memperbaiki keadaan mereka.

Fakir biasanya asalnya dari lingkungan yang sangat miskin atau berasal dari kelompok minoritas. Mereka sering kali tidak memiliki akses ke sumber daya, apalagi pendidikan dan kesehatan. Sebagian besar dari mereka juga tidak memiliki kemampuan untuk mengubah kondisi keuangan mereka, baik karena kurangnya keterampilan atau kesempatan.

Perbedaan Antara Orang Miskin dan Fakir

Perbedaan antara orang miskin dan fakir terletak pada tingkat kemiskinan yang dialami. Orang miskin masih memiliki kemampuan dan kesempatan yang cukup untuk mengubah keadaan keuangan mereka dan dapat memperjuangkan hak mereka sebagai warga negara. Sedangkan fakir telah terjebak dalam kemiskinan yang ekstrem dan memiliki keterbatasan yang sangat signifikan dalam mencari pekerjaan, pendidikan, dan sumber daya ekonomi.

BACA JUGA:   Oli Gardan Bocor: Penyebab, Dampak, dan Cara Mengatasinya

Hal lain yang membedakan antara orang miskin dan fakir adalah kondisi sosial mereka. Orang miskin masih memiliki dukungan sosial baik dari keluarga dan komunitas mereka. Sedangkan fakir sering kali terisolasi dari masyarakat dan hidup dalam kemiskinan yang ekstrem.

Kesimpulan

Meskipun sering kali digunakan secara bergantian, terdapat perbedaan yang jelas antara orang miskin dengan fakir. Orang miskin masih memiliki kemampuan untuk mengubah keadaan keuangan mereka dan dapat memperjuangkan hak mereka sebagai warga negara. Sementara itu, fakir terjebak dalam kemiskinan yang ekstrem dan mengalami banyak keterbatasan dalam berusaha mencari pekerjaan, pendidikan, dan sumber daya ekonomi. Pengertian yang jelas mengenai orang miskin dan fakir diharapkan dapat membantu masyarakat lebih peka terhadap kondisi mereka dan memberikan dukungan yang dibutuhkan.