Skip to content
Home » Tepung Tapioka dan Kanji: Apa Bedanya?

Tepung Tapioka dan Kanji: Apa Bedanya?

Tepung Tapioka dan kanji merupakan jenis-jenis tepung yang biasa digunakan dalam kegiatan memasak. Meskipun terlihat sangat mirip, tepung tapioka dan kanji memiliki perbedaan mendasar yang harus diketahui terlebih dahulu.

Apa itu Tepung Tapioka?

Tepung tapioka merupakan tepung yang berasal dari ubi kayu atau singkong. Bahan alami tersebut diproses secara kimia hingga menjadi tepung yang lembut dan halus. Tepung tapioka sangat terkenal di Asia Tenggara, terutama di Indonesia, sebagai bahan dasar dalam pembuatan kue dan makanan ringan.

Tepung tapioka memiliki sifat yang sangat unik karena tidak mengandung gluten, sehingga tepung ini aman untuk dikonsumsi oleh orang yang alergi gluten. Tepung tapioka juga menghasilkan tekstur yang unik dan kenyal ketika digunakan dalam pembuatan kue dan makanan ringan.

Apa itu Kanji?

Kanji (粉治) adalah tepung beras ketan yang banyak digunakan di Jepang dan Korea. Tepung ini terbuat dari beras ketan yang dicuci dan direndam dalam air selama beberapa jam. Setelah itu, air direbus hingga membentuk gelatin yang disebut "kanji".

Kanji adalah bahan dasar pembuatan makanan yang populer di Jepang dan Korea, seperti mochi dan manju. Tepung kanji digunakan untuk membuat adonan dan memberikan tekstur kenyal pada makanan.

Perbedaan Utama

Perbedaan utama antara tepung tapioka dan kanji adalah bahan dasar yang digunakan. Tepung tapioka dibuat dari ubi kayu atau singkong, sedangkan kanji terbuat dari beras ketan yang berbeda dari beras putih yang digunakan dalam pembuatan tepung terigu.

Selain itu, tepung tapioka tidak mengandung gluten, sedangkan kanji mengandung sedikit gluten yang berguna untuk membentuk adonan dan memberikan tekstur kenyal pada makanan. Tepung tapioka memberikan tekstur yang lebih kenyal dan elastis dibandingkan dengan kanji.

BACA JUGA:   Beda PediaSure Complete dengan TripleSure

Kegunaan dalam Memasak

Tepung tapioka biasanya digunakan dalam pembuatan kue dan makanan ringan seperti onde-onde, bakwan, atau serabi. Tepung tapioka juga digunakan sebagai bahan dari beberapa camilan ringan dan minuman.

Sementara itu, kanji merupakan bahan dasar dalam pembuatan mochi, manju, dan aneka kue tradisional Jepang dan Korea. Tepung kanji digunakan untuk memberikan tekstur kenyal dan elastis pada makanan.

Kesimpulan

Tepung tapioka dan kanji adalah tepung yang sering digunakan dalam memasak. Meskipun bahan dasarnya berbeda, keduanya memiliki tekstur kenyal yang unik dan memberikan rasa yang lezat pada makanan.

Dalam memilih antara tepung tapioka atau kanji, bahan dasar dan tujuan penggunaannya perlu dipertimbangkan. Tepung tapioka sangat cocok untuk membuat kue dan makanan ringan sementara kanji lebih dikenal dalam pembuatan kue tradisional Jepang dan Korea.